October 11, 2026

IID 2025, Kota Bekasi Naik ke Peringkat Ketiga Kategori Kota

0
WhatsApp-Image-2026-07-30-at-18.18.32-667x445

KOTA BEKASI – Kota Bekasi memperbaiki posisinya dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID). Berdasarkan pengurutan nilai kategori kota, Bekasi naik dari peringkat kelima pada 2024 menjadi ketiga pada 2025.

Kenaikan tersebut diikuti peningkatan skor dari 80,94 menjadi 94,43, atau bertambah 13,49 poin. Pada 2025, nilai Bekasi berada di bawah Kota Mojokerto dengan skor 95,43 dan Kota Surabaya sebesar 94,98.

Apabila nilai kabupaten dan kota digabung, Bekasi menempati urutan keenam nasional sekaligus mencatatkan nilai tertinggi di Jawa Barat. Berdasarkan pengurutan nilai dalam lampiran keputusan Menteri Dalam Negeri tahun sebelumnya, Bekasi berada di posisi ke-30 pada 2024.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah kota untuk melanjutkan pembaruan pelayanan dan program daerah.

“Masuknya Kota Bekasi dalam 10 besar wilayah terinovatif menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Ini menunjukkan bahwa berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah terus bergerak ke arah yang positif dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Tri dalam keterangan Pemerintah Kota Bekasi yang dipublikasikan pada 7 September 2026.

IID merupakan instrumen Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri untuk mengukur inovasi pemerintah daerah. Cakupannya meliputi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan penyelenggaraan urusan yang menjadi kewenangan daerah.

Penilaian IID 2025 terdiri atas aspek Satuan Pemerintahan Daerah dengan bobot 25,2 persen dan Satuan Inovasi Daerah sebesar 74,8 persen. Dengan skor 94,43, Bekasi masuk kategori sangat inovatif yang memiliki rentang nilai 65,01–100.

Dua inovasi unggulan Bekasi yang dipaparkan dalam penilaian Innovative Government Award (IGA) 2025 ialah SISVALEN dan BIG HUG.

SISVALEN dikembangkan Badan Pendapatan Daerah untuk memudahkan validasi SSPD BPHTB secara daring. Sementara itu, BIG HUG merupakan inovasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk memperkuat kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan investor.

Bekasi juga meraih penghargaan Kota Terinovatif peringkat ketiga dalam IGA 2025. Peringkat penghargaan ini perlu dibedakan dari urutan nilai IID karena seleksi IGA turut melibatkan verifikasi, presentasi kepala daerah, dan validasi lapangan.

Tri menegaskan pemerintah kota akan terus mendorong perangkat daerah menghadirkan pelayanan yang lebih sederhana, efektif, dan sesuai kebutuhan warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *