Fun Facts Porprov XV Jabar 2026
KOTA BEKASI – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 akan berlangsung pada 7–20 November 2026 dengan Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor sebagai tiga tuan rumah utama.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga terbesar tingkat Jawa Barat, Porprov XV menyimpan sejumlah fakta menarik, mulai dari sejarah penyelenggaraan di Bekasi hingga besarnya jumlah pertandingan yang akan digelar.
1. Kembali ke Bekasi setelah 42 tahun
Wilayah yang kini menjadi Kota Bekasi terakhir menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat pada 1984. Saat itu Kota Administratif Bekasi telah terbentuk, namun belum menjadi daerah otonom dan masih berada dalam wilayah Kabupaten Bekasi.
Stadion Patriot Candrabhaga yang akan menjadi lokasi pembukaan Porprov XV juga memiliki kaitan dengan momentum tersebut. Cikal bakal stadion dibangun untuk mendukung penyelenggaraan Porda Jawa Barat 1984.
Porda Jawa Barat memang kembali digelar di Bekasi pada 2014, namun saat itu tuan rumahnya adalah Kabupaten Bekasi dengan pusat penyelenggaraan di Cikarang.
2. Pertandingan dimulai sebelum pembukaan
Porprov XV secara resmi dibuka pada 7 November 2026. Namun, sejumlah pertandingan telah dijadwalkan berlangsung lebih awal.
Cabang olahraga futsal, misalnya, mulai dipertandingkan pada 28 Oktober 2026 di GOR Bang Yan, Kota Bekasi.
3. Mempertandingkan 1.156 nomor
Porprov XV Jabar 2026 mencakup 68 cabang olahraga dan 95 subcabang olahraga dengan total 1.156 nomor pertandingan.
Peserta berasal dari kabupaten dan kota di seluruh Jawa Barat. Besarnya jumlah pertandingan membuat penyelenggaraan Porprov membutuhkan dukungan berbagai sektor, mulai dari venue, perangkat pertandingan, kesehatan, transportasi, keamanan hingga akomodasi.
4. Kota Bekasi mendapat porsi terbesar
Dari 1.156 nomor pertandingan, sebanyak 629 nomor dijadwalkan berlangsung di Kota Bekasi. Jumlah tersebut setara sekitar 54 persen dari keseluruhan nomor yang dipertandingkan.
Porsi tersebut menempatkan Kota Bekasi sebagai daerah dengan beban penyelenggaraan terbesar dalam Porprov XV Jabar 2026.
5. Cabang olahraga sangat beragam
Porprov tidak hanya mempertandingkan cabang populer seperti sepak bola, bulu tangkis, atletik dan renang.
Sejumlah cabang lain seperti aeromodelling, arung jeram, hapkido, jujitsu, anggar, angkat berat, BMX Flatland hingga BMX Park juga masuk dalam agenda pertandingan.
6. Asrama Haji menjadi venue bela diri
Tidak seluruh pertandingan berlangsung di stadion atau gedung olahraga.
Aula Arafah Asrama Haji Bekasi dijadwalkan menjadi venue cabang hapkido dan jujitsu. Pemanfaatan berbagai fasilitas yang tersedia menjadi bagian dari strategi penyediaan venue selama pelaksanaan Porprov.
7. Walker merupakan singkatan Walet Keren
Kota Bekasi memperkenalkan Walker sebagai maskot penyelenggaraan Porprov XV.
Nama Walker merupakan singkatan dari Walet Keren dan terinspirasi dari walet linchi (Collocalia linchi), fauna identitas Kota Bekasi.
Maskot tersebut juga membawa nilai Panca Waluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter, dan singer.
8. Anggaran lebih dari Rp500 miliar
Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan dukungan anggaran lebih dari Rp500 miliar untuk rehabilitasi venue dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan Porprov.
Sejumlah fasilitas olahraga turut dibangun maupun dibenahi, mulai dari arena sepatu roda, fasilitas atletik dan akuatik, sejumlah GOR hingga Stadion Patriot Candrabhaga.
Dengan skala penyelenggaraan tersebut, Porprov XV Jabar 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi olahraga. Bagi Kota Bekasi, event ini juga menjadi momentum pembangunan infrastruktur olahraga sekaligus kembalinya pesta olahraga tingkat Jawa Barat ke wilayah tersebut setelah 42 tahun.
