September 11, 2026

Dekranasda Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Pemasaran dan Pembinaan UMKM

0
IMG-20260710-WA0003-322713007

KOTA BEKASI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi terus mendorong penguatan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembinaan, promosi, serta perluasan akses pemasaran bagi pelaku usaha lokal.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Dekranasda dalam membantu produk-produk UMKM Kota Bekasi agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki ruang pemasaran yang lebih luas. Pendekatan ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan penjualan, tetapi juga penguatan kualitas produk, kemasan, pelayanan, dan kemampuan pelaku usaha dalam mengikuti perkembangan pasar.

Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menempatkan pelaku UMKM sebagai bagian penting dari penggerak ekonomi daerah. Karena itu, kegiatan promosi dan pemasaran perlu dirancang secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, komunitas usaha, pusat perbelanjaan, hingga masyarakat sebagai konsumen.

Keberadaan ruang promosi seperti bazar dan etalase produk UMKM di lingkungan pemerintahan maupun ruang publik diharapkan dapat mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara lebih langsung. Forum tersebut juga menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk memperoleh pengalaman dalam membaca kebutuhan pasar dan membangun jejaring usaha.

Dalam pelaksanaannya, Dekranasda terus membuka ruang evaluasi dan masukan dari para pelaku UMKM. Aspek fasilitas, mekanisme keikutsertaan, biaya operasional, serta manfaat kegiatan perlu dikelola secara terbuka agar setiap program benar-benar memberikan nilai tambah bagi peserta.

Kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah dan paguyuban UMKM juga menjadi unsur penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan. Sinergi tersebut dibutuhkan agar program pemberdayaan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi sesuai kewenangan dan kebutuhan pelaku usaha.

Melalui penguatan koordinasi dan evaluasi berkala, Dekranasda Kota Bekasi berupaya membangun pola pembinaan yang lebih inklusif, terukur, dan berorientasi pada manfaat. Dengan demikian, UMKM tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan, tetapi berkembang sebagai pelaku ekonomi yang memiliki daya saing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *