July 26, 2026

Stasiun Bekasi Ekstensi dan TOD Summarecon Dimulai, Kota Bekasi Diproyeksikan Jadi Kota Transit Modern

0
1784907623_6bf0c27747f8f7f6429b

KOTA BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik dimulainya pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Summarecon Bekasi. Proyek ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi sekaligus menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih nyaman dan terintegrasi.

Peresmian dimulainya pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi dan TOD Summarecon dilakukan pada Jumat (24/7/2026), dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY mengatakan, pengembangan kawasan berbasis transit seperti TOD Summarecon Bekasi dapat menjadi model pembangunan perkotaan terintegrasi bagi daerah lain di Indonesia. Menurutnya, konsep TOD mampu menghubungkan kawasan hunian dengan pusat pekerjaan, pendidikan, bisnis, kesehatan, serta fasilitas publik lainnya.

“Kalau sebuah kawasan bisa mengintegrasikan tempat tinggal masyarakat, tempat bekerja, pendidikan, bisnis, belanja, kesehatan, dan seluruh fasilitas pendukung kehidupan sehari-hari, idealnya kualitas hidup masyarakat akan semakin baik,” ujar AHY.

Ia menilai pengembangan TOD juga dapat membantu mengurangi kemacetan dan memperpendek waktu perjalanan masyarakat. Namun, pembangunan kawasan harus tetap mengikuti rencana tata ruang serta memastikan aspek legalitas lahan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyebut proyek tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur transportasi, tetapi bagian dari upaya menciptakan tata kota yang lebih baik.

“Dengan kehadiran kawasan TOD, Bekasi tidak hanya menjadi simpul pergerakan, tetapi juga menjadi kawasan yang nyaman, produktif, dan layak huni,” kata Erwan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menilai keberadaan Stasiun Bekasi Ekstensi akan memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat. Sistem transportasi yang semakin terintegrasi dinilai dapat meningkatkan kualitas hidup warga karena menghemat waktu perjalanan.

Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi dilakukan oleh PT Summarecon Agung Tbk dengan nilai investasi sekitar Rp80 miliar. Proyek yang berdiri di atas lahan sekitar 7.000 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 6.000 meter persegi itu ditargetkan rampung dalam waktu 18 bulan.

President Director PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi menjelaskan, stasiun ekstensi nantinya akan membantu mengurangi kepadatan penumpang di stasiun lama melalui pembagian fungsi pelayanan berdasarkan arah pergerakan pengguna.

Dengan hadirnya fasilitas baru tersebut, Bekasi diharapkan semakin kuat sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi, hunian, dan mobilitas masyarakat di kawasan penyangga Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *