September 7, 2026

Wiwiek Hargono Dorong UMKM Kota Bekasi Siap Hadapi Wajib Halal Oktober 2026

0
images

KOTA BEKASI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempersiapkan diri menghadapi penerapan Wajib Halal Oktober 2026.

Dorongan tersebut disampaikan Wiwiek saat memberikan sambutan dalam Webinar Internasional bertema “Strategi Pelaku Usaha Membangun Keunggulan Bisnis Melalui Sertifikasi Halal”, Selasa (1/9/2026). Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom itu bertujuan memperkuat pemahaman pelaku usaha mengenai sertifikasi dan ekosistem halal.

Menurut Wiwiek, sertifikasi halal tidak semestinya dipandang sebatas kewajiban administratif. Sertifikat tersebut juga menjadi instrumen untuk membangun kepercayaan konsumen, memperbaiki tata kelola usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas peluang pasar.

“Pertanyaannya bukan hanya apakah pelaku usaha sudah memiliki sertifikat halal. Tetapi lebih jauh, apakah mereka sudah memahami prosesnya, mendapatkan pendampingan, dan melihat sertifikasi halal sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing usaha,” ujar Wiwiek.

Ia menjelaskan, persiapan UMKM mencakup berbagai unsur, mulai dari legalitas usaha, pemilihan bahan baku, proses produksi, penyimpanan, pengemasan, hingga administrasi. Literasi halal juga perlu diperkuat karena aspek halal tidak hanya berkaitan dengan bahan, tetapi meliputi seluruh rangkaian pengolahan dan penyajian produk.

Wiwiek mengakui banyak pelaku UMKM masih mengurus sendiri produksi, pemasaran, keuangan, dan administrasi. Karena itu, penyampaian informasi harus disertai edukasi, fasilitasi, serta pendampingan yang mudah diakses.

Kota Bekasi, lanjut dia, memiliki potensi besar pada sektor kuliner, fesyen, kerajinan, dan industri kreatif. Namun, kreativitas produk perlu ditopang standar mutu, legalitas, serta kepercayaan konsumen.

Ia pun mengajak pemerintah, BPJPH, lembaga pendamping, perguruan tinggi, komunitas, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi agar UMKM semakin siap. Penerapan wajib halal diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha Kota Bekasi untuk meningkatkan profesionalitas, memperluas pasar, dan naik kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *