October 15, 2026

Presiden Prabowo Lantik Rektor IPB Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian

0
697a1914009e7

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dalam Kabinet Merah Putih. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pengangkatan Alim ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Alim bersama pejabat lain yang mendapat penugasan baru di pemerintahan.

Pelantikan tersebut menandai bergabungnya Alim dalam jajaran pimpinan Kementerian Pertanian yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Sebelum pelantikan berlangsung, Alim tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.30 WIB. Mengenakan jas hitam dan dasi biru, ia sempat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan mengenai kedatangannya.

Alim mengaku mendapat permintaan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk hadir di Istana. Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya akan dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, ia belum memberikan jawaban pasti.

“Saya belum tahu. Nanti kita lihat lagi,” ujar Alim.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum menerima panggilan tersebut, dirinya masih menjalankan aktivitas akademik di kampus, termasuk menerima kunjungan asesor.

Belum Genap Setahun Menjadi Rektor

Alim Setiawan Slamet merupakan Rektor IPB University Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2028 yang dilantik pada 11 Desember 2025.

Ia menggantikan Arif Satria yang sebelumnya mendapat penugasan dari Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dengan demikian, pengangkatan Alim sebagai Wakil Menteri Pertanian berlangsung ketika masa kepemimpinannya sebagai rektor belum mencapai satu tahun.

Dalam perjalanan karier akademiknya, Alim dikenal memiliki keahlian di bidang manajemen strategis, riset operasional, manajemen rantai pasok, serta pemasaran agrikultur.

Bidang keilmuan tersebut berkaitan dengan sejumlah tantangan sektor pertanian nasional, khususnya penguatan tata kelola agribisnis, efisiensi distribusi, serta peningkatan daya saing produk pertanian.

Penunjukan Alim juga memperpanjang daftar akademisi IPB University yang mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi strategis dalam pemerintahan.

Selain menghadirkan perubahan dalam jajaran Kementerian Pertanian, pelantikan tersebut turut menjadi perhatian bagi lingkungan IPB University, terutama menyangkut kesinambungan kepemimpinan perguruan tinggi setelah rektornya memperoleh penugasan baru.

Hingga pengumuman pelantikan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai mekanisme kelanjutan kepemimpinan IPB University setelah Alim menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *