July 14, 2026

Hari Pertama Sekolah, Abdul Harris Bobihoe Pastikan SMP di Kota Bekasi Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

0
img_6a55a8af6ffd49.78906583

KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe melakukan monitoring pelaksanaan hari pertama masuk sekolah di SMP Negeri 7 Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, dan SMP Negeri 2 Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan siap menyelenggarakan proses belajar mengajar pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Peninjauan dilakukan usai Abdul Harris Bobihoe mengikuti apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan layanan pendidikan berjalan optimal sejak hari pertama sekolah.

Di SMP Negeri 7 Kayuringin, Wakil Wali Kota didampingi Camat Bekasi Selatan dan Lurah Kayuringin Jaya. Ia meninjau kesiapan lingkungan sekolah, kondisi sarana dan prasarana, kesiapan tenaga pendidik, hingga proses penyambutan peserta didik baru.

Selanjutnya, monitoring dilanjutkan ke SMP Negeri 2 Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Dalam kunjungan tersebut, Abdul Harris Bobihoe didampingi Lurah Margahayu dan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Bekasi Timur untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Selain meninjau fasilitas sekolah, Wakil Wali Kota juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, dan para siswa guna menyerap berbagai masukan terkait pelaksanaan pembelajaran di awal tahun ajaran.

Menurut Abdul Harris Bobihoe, hari pertama sekolah merupakan momentum penting bagi peserta didik untuk memulai proses belajar dengan semangat baru. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi ingin memastikan seluruh sekolah mampu memberikan pelayanan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan berkualitas.

“Hari pertama sekolah merupakan momentum penting bagi peserta didik untuk memulai proses belajar dengan semangat baru. Pemerintah Kota Bekasi ingin memastikan seluruh sekolah telah siap memberikan pelayanan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan berkualitas bagi seluruh siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga oleh kesiapan lingkungan sekolah yang mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Abdul Harris Bobihoe berharap seluruh sekolah di Kota Bekasi dapat menciptakan suasana belajar yang ramah, disiplin, dan menyenangkan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Melalui monitoring tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga melakukan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan layanan pendidikan. Apabila ditemukan kendala di lapangan, koordinasi dengan perangkat daerah terkait akan segera dilakukan agar proses pembelajaran tetap berjalan optimal.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta penciptaan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan nyaman. Dengan dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, seluruh warga sekolah diharapkan dapat bersama-sama membangun budaya belajar yang positif dan berkarakter demi mewujudkan sumber daya manusia Kota Bekasi yang unggul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *