July 7, 2026

PBMI Matangkan Persiapan Kejurnas Muaythai 2026 di Kota Bekasi, Atlet Segera Didata

0
1783318919827026_2111c13072_1000755362

KOTA BEKASI – Persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2026 di Kota Bekasi terus dimatangkan oleh Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) bersama panitia pelaksana. Berbagai kebutuhan teknis dan administratif menjadi perhatian utama agar ajang nasional tersebut dapat berlangsung sukses dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.

Koordinasi antara PBMI dengan Pemerintah Kota Bekasi terus dilakukan untuk memastikan kesiapan sebagai tuan rumah. Dukungan dari Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran pemerintah daerah, termasuk KONI Kota Bekasi, disebut menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Kejurnas Muaythai tahun ini.

Wakil Ketua Umum PBMI Bidang Prestasi, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana, mengatakan persiapan saat ini telah memasuki tahap penyempurnaan. Menurutnya, sinergi antara PBMI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur pendukung terus diperkuat.

“Persiapan pra-event Kejuaraan Nasional Muaythai terus kami sempurnakan. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan, dan dukungan dari Wali Kota Bekasi beserta jajarannya, termasuk KONI Kota Bekasi, sangat baik,” ujar Evi, Senin (6/7/2026).

Dalam mendukung kenyamanan kontingen, panitia telah menetapkan Wisma Haji sebagai pusat akomodasi bagi atlet dan ofisial selama kejuaraan berlangsung. Pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan kelengkapan fasilitas, efisiensi biaya, serta kemudahan akses bagi peserta.

Selain menjadi tempat penginapan, Wisma Haji juga memiliki fasilitas yang mendukung persiapan atlet sebelum bertanding, seperti area pemanasan dan latihan.

“Akomodasi menggunakan Wisma Haji karena sangat ideal dan ekonomis. Tempat untuk pemanasan maupun latihan sebelum bertanding juga sangat baik sehingga atlet dapat mempersiapkan diri secara maksimal,” jelasnya.

Lokasi Wisma Haji juga memiliki keunggulan dari sisi jarak karena berada sekitar 400 meter dari arena pertandingan. Kondisi tersebut dinilai mampu mempermudah mobilitas atlet dan ofisial selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, PBMI menjadikan Wisma Haji sebagai lokasi pelaksanaan pelatihan wasit, juri, serta kepelatihan yang menjadi rangkaian persiapan menuju Kejurnas Muaythai. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 10 Agustus 2026.

Menjelang pelaksanaan kompetisi, PBMI kini berfokus pada proses entri nomor pertandingan dan pendataan kelas yang akan diikuti oleh seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai di Indonesia.

Pendataan tersebut diperlukan untuk menyusun jadwal pertandingan serta memastikan seluruh kebutuhan teknis dapat dipersiapkan dengan baik.

“Kami tinggal fokus pada entri berdasarkan nomor pertandingan sekaligus memastikan nomor kelas yang akan diikuti setiap Pengprov. Kami meminta seluruh Pengprov di Indonesia agar segera mendaftarkan atletnya,” tegas Evi.

PBMI optimistis dengan dukungan Pemerintah Kota Bekasi dan kesiapan seluruh panitia, Kejurnas Muaythai 2026 dapat berjalan lancar serta menjadi ajang pembinaan prestasi atlet muaythai nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *