September 30, 2026

Event Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi, UMKM Rasakan Dampak FIFA ASEAN Cup 2026

0
olahraga-VsN5y

KABUPATEN BANDUNG – Penyelenggaraan event olahraga berskala besar tidak hanya menghadirkan persaingan di arena pertandingan. Kehadiran atlet, ofisial dan penonton juga membuka peluang perputaran ekonomi yang dapat dirasakan langsung masyarakat di sekitar venue.

Gambaran tersebut terlihat dalam penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Turnamen yang berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 itu turut memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka.

Sekitar 20 UMKM binaan Rumah BUMN Telkom membuka stan di sisi timur stadion. Beragam makanan dan minuman ditawarkan kepada pengunjung, mulai dari donat, keripik, kebab hingga kopi.

Salah satu pelaku UMKM, Elin Nurhalimah, mengaku aktivitas pertandingan memberikan tambahan pendapatan bagi usahanya. Selain makanan ringan, Elin juga menawarkan produk buatannya sendiri, yakni Kripik Bonteng berbahan dasar timun.

“Alhamdulillah, event FIFA ASEAN Cup 2026 bisa sangat membantu UMKM seperti kita. Kalau di sini saya jualan makanan kecil dan produk buatan saya sendiri, yakni Kripik Bonteng yang bahan bakunya dari timun,” ujar Elin.

Menurut dia, omzet penjualan dapat mencapai Rp500 ribu hingga Rp1 juta per hari ketika jumlah penonton sedang tinggi. Para pelaku UMKM juga memperoleh fasilitas stan tanpa dipungut biaya sehingga dapat menekan biaya operasional.

Dampak ekonomi dari penyelenggaraan olahraga tidak berhenti pada sektor kuliner. Mobilitas atlet, ofisial, panitia dan penonton juga berpotensi meningkatkan aktivitas transportasi, akomodasi, perdagangan hingga berbagai jasa lainnya.

Pengalaman FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi gambaran menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 pada 7–20 November mendatang.

Dengan keterlibatan ribuan atlet dan ofisial dari berbagai kabupaten dan kota, Porprov XV Jabar 2026 memiliki peluang menciptakan efek berganda bagi wilayah penyelenggara. Keterlibatan UMKM serta pelaku usaha lokal menjadi salah satu faktor penting agar manfaat pesta olahraga tersebut tidak hanya dirasakan di arena pertandingan, tetapi juga mengalir kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *